Yoo!! Again :D
Ini gua mau ngepost
tentang KEAMANAN SISTEM INFORMASI yang gua ketik 1 tahun yang lalu di lab
komputer :v yaaa., waktu gua kelas 8 laaaa.
Dipost ini bakal
ngebahas Pengertian, Ancaman sama Kelamahan Sistem Informasi. Gua dapet file
ini juga waktu gua ada praktek TIK. Semoga Bermanfaat
yoooo.... Taaada
KEAMANAN SISTEM INFORMASI
A. PENGERTIAN
Keamanan system informasi, selalu kata kunci yang
dirujuk adalah pencegahan dari kemungkinan adanya virus hacker, cracker dan
lain-lain. Padahal berbicara masalah keamanan system informasi maka kita akan
berbicara kepada kemungkingan adanya resiko yang muncul atas system tersebut (
lihat tulisan stategi pendekatan manajemen resiko dalam pengembangan system
informasi ). Sehingga pembicaraan tentang keamanan system tersebut maka kita
akan berbicara dua masalah utama yaitu :
1. Threats ( Ancaman ) atas
system dan
2. Vulnerability ( Kelemahan
) atas system
Masalah
tersebut pada gilirannya berdampak kepada 6 hal yang utama dalam system
informasi yaitu :
§ Efektifitas
§ Efisiensi
§ Kerahasiaan
§ Integritas
§ Keberadaan ( availability
)
§ Kepatuhan ( compliance )
§ Keandalan ( reliability )
Untuk menjamin hal tersebut
maka keamana system informasi baru dapat terkriteriakan dengan baik. Adapun
criteria yang perlu diperhatikan dalam masalah keamanan system informasi
membutuhkan 10 domain keamana yan perlu diperhatikan yaitu :
1. Akses control system yang
digunakan
2. Telekomunikasi dan
jaringan yang dipakai
3. Manajamen praktis yang
dipakai
4. Pengembangan system
aplkasi yang digunakan
5. Cryptographs yang
diterakan
6. Arsitektur dari system
informasi yang diterapkan
7. Pengoperasian yang ada
8. Busineess Continuity Plan
dan Disaster Recovery Plan
9. Kebutuhan hokum, bentuk
investigasi dank ode etik yang diterapkan
10. Tata letak fisik dari
system yang ada
Dari domain tersebut isu keamnan system isi dapat
kita klasifikasikan berdasarkan ancaman dan kelemahan system yang dimiliki.
B. ANCAMAN ( Threats )
Ancaman adalah aksi yang terjadi baik dalam system
maupun dari luar system yang dapat mengganggu system informasi. Ancama yang
mungkin timbul dari kegitan pengolahan informasi berasal dari 3 hal utama yaitu
:
1. Ancaman Alam
2. Ancaman Manusia
3. Ancama Lingkungan
Ancaman alam
yang termasuk dalam kategori ancama alam terdiri atas :
§ Ancaman air, seperti : Banjir,
Tsunami, Intrusi air laut, Badai
§ Ancama tanah, seperti :
Longsor, Gempa bumi, Gunung meletus
§ Ancaman alam lain, seperti
: Kebakaran hutan, Petir, Tornado
Ancaman
manusia yang dapat dikategorikan sebagai ancaman manusia, diantaranya adalah :
§ Malicious code
§ Virus, Logic bombs, Trojan
house, Worm, Active contents
§ Social engineering
§ Hacking, Cracking, DDOS, Backdoor
§ Kriminal
§ Pencurian, Penipuan,
Penyuapan, Pengopian tanpa ijin
§ Teroris
§ Peledakan, Surat kaleng,
Perang informasi, Perusakan
Ancama lingkungan yang dapat dikategorikan sebagai
ancaman lingkungan seperti :
§ Penurunan tegangan listrik
atau Kenaikan tegangan listrik secara tiba-tiba dan dalam jangka waktu yan
cukup lama
§ Polusi : Efek bahan kimia seperti
semprotan obat pembunuh serangga, semprotan anati api, dll. Kebocoran seperti
AC, atap bocor saat hujan
Besar kecilnya suatu ancaman dari sumber ancaman
yang teridentifikasi atau belum teridentifikasi dengn jelas tersebut, perlu
diklafisikasikan secara matriks ancaman sehingga kemungkinan yang timbul dari
ancaman tersebut dapat di minimalisir dengan pasti. Setiap anacama tersebut
memiliki probabilitas serangan yang beragam baik dapat terpredeksi maupun tidak
dapat terprediksikan seperti terjadinya gempa bumi yang mengakibatkan system
informasi mengalami mall function.
C. KELEMAHAN ( Vumerability )
Adalah cacat atau kelemahan dari suatu system yang
mungkin timbul pada saat mendesain, menetapkan prosedur, mengimpletasikan
maupun kelemahan atas system control yan ada sehingga memicu tindakan
pelanggaran-pelanggaran oleh pelaku yang mencoba menyusup terhadap system
tersebut. Cacat system bisa terjadi bisa terjadi pada prosedur, peralatan, maupun
perangkat lunak yang dimiliki, contoh yang mungkin terjadi seperti : Seting
firewall yang membuka telnet sehingga dapat diakses dari luar, atau seting VPN
yang tidak diikuti oleh penerapan Kerberos atau NAT
Suatu
pedekatan keamanan system informasi minimal menggunakan 3 pendekatan yaitu :
1. Pendekatan detective yang
bersifat mendeteksi dari adanya penyusupan dan proses yang mengubah system dari
keadaan normal menjadi keadaaan abnormal
2. Pendekatan Corrective yang
bersifat mengkoreksi keadaan system yang sudah tidak seimabang untuk
dikembalikan dalam keadaan normal
Tindakan tersebutlah menjadian bahwa keamana
system informasi tidak dapat dari kavca mata timbulnya serangan dari virus,
malware, spy ware dan maslah lain, akan tetapi dilihat dari berbagai segi sesuai dengan domain keamanan system itu sendiri.

0 komentar:
Posting Komentar