Perpustakaanku, Jendela Duniaku



Tugas ini waktu kelas 8 pelajaran TIK disuruh ngetik :3

Kenapa aku ngepost ini ? Karena judulnya menarik kwokwokwo :v PERPUSTAKAAN. Ngomong-ngomong soal perpustakaan aku jarang banget ke perpus :/ Kenapa, kenapa ? Males aja disana, fasilitasnya kurang mendukung di SMPku. Paling kesana cuma nulis nama aje terus balik lagi kekelas :v kwokwokwo

Ya udah langsung aja nih, Semoga Bermanfaat buat kalian semua. Sesekali tolong datang ke Perpustakaan yaa :D


Perpustakaanku, Jendela Duniaku


Perpustakaan, meski ada di setiap institusi pendidikan, merupakan tempat yang hampir tak terjamah oleh tangan-tangan peserta didik. Munculnya persepsi perpustakaan sebagai tempat berkumpulnya orang-orang yang “tidak gaul” dalam ukuran remaja dan tidak nyaman, semakin menjauhkah perpustakaan dari kehiupan generasi baru. Padahal, di sinilah tempat untuk mengintip dunia dan berbagai literature yang dapat mendukung proses belajar berada.

Sayangnya, hal ini masih belum mendapat perhatiaan serius. Padahal, rangsangan untuk mencintai perpustakaan ini harus di lakukan terus-menurus.

Sama halnya dengan belajar mencintai buku, mengenalkan perpustakaan bisa dimulai sejak usia 4-6 tahun. Di usia ini, anak sudah mulai bisa memahami aturan dan penjelasan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di pepustakaan. Dengan mengajak secara berkala, lama kelamaan anak akan merasa nyaman berada di tengah deretan buku-buku  tersebut.

Selain itu, tentu saja diperlukan kerja sama dari pihak pengelola perpustakaan, dengan memberi kenyamanan melalui penataan buku dan interior yang mendukung. Perpustakaan anak, misalnya bisa dibuat dengan menggunakan warna-warni cerah dan meja kursi kecil, serta karpet yang menarik. Penataan buku berdasarkan usia pembaca juga dilakukan, seperti yang diterapkan di Perpustakaan Belanda. Dengan demikian, anak pun merasa nyaman dan menganggap pepustakaan sebai salah satu tempat bermain mereka yang sifatnya edukatif.

Penyediaan buku-buku berkualitaspun patut diperhatikan. Pasalnya, tidak sedikit murid atau mahasisiwa yang memiliki ketertarikan untuk mengunjungi perpustakaan menjadi enggan ketika mengetahui buku yang dimiliki tidak lengkap atau tidak bagus. Selain itu system komputerisasi untuk memudahkan pencariaan buku pun menjadi salah satu bahan pertimbangan. Disadari atau tidak, hal-hal tersebut dapat merangsang setiap orang untuk mencitai perpustakaan.

0 komentar:

Posting Komentar